Sedikit Penjelasan Tentang Background
category : CSS, background, webdesign
Tags: background, tentang background
Yap,,kali ini saya akan bahas mengenai bagaimana menambahkan background dengan CSS. Namun, sebelumnya ini beberapa hal tentang background yang perlu kamu tau, dan mungkin kamu sudah tau hal-hal ini:
1. Background dapat berupa warna ataupun gambar, atau bahkan bisa terdiri dari dua unsur tersebut.
2. Kamu bisa ngasih background di elemen HTML manapun, kamu tinggal ubah-ubah selectornya aja.
Ada 6 property di CSS,yang bisa digunakan untuk menambahkan background pada dokumen HTML kita, yaitu background-color, background-image, background-attachment, background-position, background-repeat, dan background. Saya jelasin satu-satu ya
1. background-color
Sesuai namanya, guna dari property ini adalah memberi warna pada background. Value dari property ini ya warna-warna yang ingin diberikan pada background.
Contohnya:
body{
background-color:#000000;
}
Kode CSS di atas akan membuat tag body memiliki background berwarna hitam (#000000 = hitam).
2. background-image
Kalo property yang ini berguna untuk membuat image/gambar menjadi background. Valuenya seperti ini
url(letak gambar).
Contohnya, saya ingin membuat gambar “bg.png” menjadi background dari tag body yang terletak di folder images (folder images dan file HTMLnya ada dalam satu folder), maka CSSnya jadi seperti ini:
body{
background-image: url(images/bg.png);
}
3. background-attachment
Kamu pernah liat situs yang kalo situsnya discroll backgroundnya gak ikutan ke scroll, nah itu contoh salah satu pemakaian property background-attachment dengan value fixed. Value dari background-attachment yang laen namanya scroll, klo yang ini kebalikannya dari fixed.
Contohnya, misal pada contoh background-image, saya pengen gambar bg.png tidak berubah/tetap di posisinya ketika di scroll, maka saya tinggal menambahkan property background-attachment di kode CSSnya:
body{
background-image: url(images/bg.png);
background-attachment:fixed;
}
4. background-position
Posisi dari background dapat kamu atur dengan property ini. Valuenya bisa top, center, bottom, right, atau bisa juga kamu set sendiri menjadi berapa pixel,em, atau persen.
Contoh :
body{
background-image: url(images/bg.png);
background-attachment:fixed;
background-position: top;
}
5. background-repeat
Property ini gunanya untuk mengulang gambar pada background jika width atau height dari gambar tersebut lebih kecil dari halaman HTML yang dibuat. Untuk valuenya ada repeat, no-repeat, repeat-x, repeat-y.
Klo valuenya repeat, gambarnya akan diulang terus sampai halamannya penuh, klo no-repeat gambar tidak akan diulang, repeat-x akan membuat gambar diulang secara horizontal aja sedangkan value repeat-y akan mengulang gambar secara vertikal. Secara default klo kamu gak ngeset value dari property ini maka valuenya otomatis adalah repeat.
Contohnya:
body{
background-image: url(images/bg.png);
background-attachment:fixed;
background-position: top;
background-repeat: no-repeat;
}
6. background
Nah, klo property background berguna untuk mempersingkat penulisan property-property yang ada di atas. Misalnya pada contoh property background-repeat, kamu bisa menuliskannya hanya dengan begini:
body{
background: url(images/bg.png) fixed top no-repeat;
}
Ingat setiap value dipisahkan dengan spasi.




[...] saya sudah menjelaskan sedikit tentang background. Nah, sekarang saatnya memulai [...]
[...] saya dah jelasin sedikit tentang background. Nah, sekarang saatnya kita bicara tentang [...]
tambahan, utk xhtml yg disajikan sbg application/xhtml+xml, background di CSS sebaiknya dipasang di section html, bukan body, karena Safari ternyata hanya membaca latar yg dipasang di section
html, tdk utk dibody.@dani
wah, begitu ternyata ya…
Makasih mas tambahannya… baru tau saya,hehe..
makasih mas infonya…
akhirnya ketemu juga tutorial background.
Mau mantau dulu nich..
kayaknya bagus bagus artikelnya.. ane masih newbie mohon izin liat2 ya..
terima kasih