Memahami Whitespace dalam Suatu Situs
Tags: desain web, layout, webdesign, whitespace
Mungkin Kamu dah pada tau apa itu (pengertian dari) whitespace ya.. tapi gak ada salahnya saya bahas sedikit pengertian whitespace itu, yah itung-itung biar artikelnya agak panjang dikit, hehe…
Whitespace ini hanya istilah sih sebenernya. Istilah untuk suatu area pada halaman suatu situs yang gak ada tulisannya ataupun gambar-gambar atau bisa juga dibilang area kosong.
Sadar atau tidak sadar, ketika mendesain sebuah situs kita sering melupakan keberadaan whitespace ini pada situs yang kita desain tersebut. Kita sering kali ingin selalu mengisi setiap ruang pada situs kita dengan tulisan, gambar, foto2 dll.. yang pada akhirnya hal ini akan membuat situs kita menjadi sumpek dan terlalu padat.
Atau kadang kala kita juga secara tidak sadar menggunakan whitespace ini. Misalnya ketika menggunakan padding, atau saat kita kehabisan ide untuk mengisi sidebar pada situs kita dan membiarkannya tetap kosong. Nah, saat itu sebenernya kita sudah menciptakan suatu whitespace.
Kegunaan whitespace
Adanya whitespace di situs kamu dapat membuat pengunjung dari situs kamu itu menjadi lebih rileks dan nyaman dalam melihat / mengunjungi situs kamu, karena situs kamu jadi tidak lagi terlihat sumpek.
Selain itu, whitespace juga dapat membuat situs menjadi terlihat lebih rapi dan juga dengan adanya whitespace ini, pengunjung menjadi lebih mudah dalam melihat di mana navigasinya, di mana kontennya, sidebarnya dll yang akan membuat mereka lebih leluasa dalam menjelajah situs kita.
Apalagi kalau peletakkan whitespacenya sudah ditentukan / direncanakan sejak awal, wah pasti situsnya akan semakin terlihat umm… apa istilahnya ya… ummm… balance kali ya.. haha…
Kesimpulan
Keberadaan whitespace di dalam halaman sebuah web / situs sangatlah penting. Karena tanpa adanya whitespace, situs tersebut tidak akan enak untuk dilihat.
Makanya, ketika akan mendesain sebuah web / situs terutama saat merancang layoutnya, selalu sediakanlah ruang kosong atau whitespace di halaman web tersebut. Agar nantinya situs yang didesain tersebut tidak akan terlihat sumpek.




apalg kl yg model magazine – grid design, kebayang deh peran whitespace terasa banget maenan padding-nya ama detil width-nya ya
Aaha, ketemu Dani disini. Bukan kebetulan aku sampe sini dari blog nya Dani.
–
Bukan kebetulan, baru dua malam lalu aku sama seorang temen membahas ini. Hanya saja, konteksnya bukan web melainkan sebuah tabloid promosi wisata. (Dan, di milis BBC kemaren yang bersangkutan mem-post object diskusi ini)
Aku pribadi setuju banget dengan tulisan diatas, tentang perlunya whitespase, karena memang “kekosongan” itu diperlukan dalam desain. Beberapa arsitek membiarkan sebuah ruang menjadi kosong karena memang itu dibutuhkan, seorang webmaster pelu memberi ruang kosong agar pembacanya fokus dan ngga lelah dimata.
Secara khusus, aku suka dengan layout yang ada di hisman.org ini, sisi luar content dibuat gelap dan halaman kontent terang. Ini membantu aku untuk fokus di halaman konten. Mataku terlalu sensitif tentang ini.
Buat Hisman, salam kenal!
@Arif Noviyanto
Salam kenal juga
[...] hisman.org oleh mas Hisman. Terakhir, memuat tentang bagaimana Memahami Whitespace dalam Suatu Situs. [...]
oee man, lancar2 aja nih blog nya…
numpang baca2 y, lg stuck desain web ni…
thx yaa
kalo terlalu sumpek, entar sesak nafas..
he..he….